Sponsors

Pandangan Pertama

Itulah saat yang memisahkan aroma kehidupan dari kesedarannya.Itulah percikan api pertama yang menyalakan wilayah-wilayah jiwa.
Itulah nada magis pertama yang dipetik dari dawai-dawai perak hati manusia.
Itulah saat sekilas yang menyampaikan pada telinga jiwa tentang risalah hari-hari yang telah berlalu dan mengungkapkan karya kesedaran yang dilakukan malam, menjadikan mata jernih melihat kenikmatan di dunia dan menjadikan misteri-misteri keabadian di dunia ini hadir.


Itulah benih yang ditaburan oleh Ishtar, dewi cinta, dari suatu tempat yang tinggi.
Mata mereka menaburkan benih di dalam ladang hati, perasaan memeliharanya, dan jiwa membawanya kepada buah-buahan.
Pandangan pertama kekasih adalah seperti roh yang bergerak di permukaan air mengalir menuju syurga dan bumi. Pandangan pertama dari sahabat kehidupan menggemakan kata-kata Tuhan, “Jadilah, maka terjadilah ia”

6 comments:

  1. kawan..terima kasih atas kunjungan anda ke blog saya, semoga kita bisa berbagi.

    di dunia maya kita tidak saja hanya meraba gagasan, tetapi juga bisa menjadi sahabat.

    tulisan anda juga inspiratif dan imajinatif, mampu menghantarkan saya ke renung kontemplasi.

    ReplyDelete
  2. jadilah yang terbaik dan berikan yang terbaik untuk sesama, karena dari pandangan akan jatuh ke hati yang dalam.

    ReplyDelete
  3. @kris bheda : hehe bisa aja
    @aulia87 : yeah . . . thanks yach uda buat saya tambah semanagat menulis .

    ReplyDelete
  4. Pandangan pertama...rahasia keajaiban mata yang menyapa relung jiwa dan sang waktulah yang akan membuktikan keabadiannya..

    ReplyDelete
  5. beehh.. terkadan9 pandan9an pertama ituh men99etarkan jiwa.. ;)

    ReplyDelete

Silakan Tulis Komentar anda di bawah ini, tapi no SPAM ya !
Jazakallahufik.

Statistik

Disqus for Assunnah